Musrenbang 2024 : Pemkot Depok Luncurkan Aplikasi Easy Plan, Warga Sampaikan Aspirasi dan Usulan Pembangunan Secara Langsung

 


BLACKPOST | Depok | Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan (Bappeda) Kota Depok menggelar Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2024.


Tema Musrenbang 2024 "Memantapkan kehidupan Kota Depok Yang Maju Berbudaya Sejahtera Melalui Peningkatan Pelayanan Dasar". Acara berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Jl. Margonda Raya, Rabu-Kamis, tanggal 15-16 Maret 2023.


Acara tersebut dihadiri Walikota Depok, Mohammad Idris, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana (Kementrian PAN-RB), Nanik Murwati, S.E., M.A, Sekda Kota Depok Supian Suri, Ketua DPRD Kota Depok, Tengku Muhammad Yusufsyah Putra, Kepala Bappeda Kota Depok, Dadang Wihana, Bappeda Jabar, Indra Permana, Ahli Pembangunan Ekonomi dan Kependudukan ITS, Sonny Hb Harmadi, Ahmad Gamal Akademisi UI.



Walikota Depok Mohammad  mengatakan Pemerintah Kota Depok sebagian besar sudah menjalankan arahan dari Presiden Jokowi terkait Reformasi Birokrasi, seperti birokrasi yang berdampak dirasakan langsung masyarakat, reformasi birokrasi bukan tumpukan keras, birokrasi lincah dan cepat serta Termasuk transformasi digital.


Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga melaunching Easy Plan. Yaitu sebuah platform digital yang mengajak seluruh citizen dan netizen yang ber-KTP Depok untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan secara langsung tanpa ada perantara. "Melalui platform ini diharapkan akan dapat meningkatkan partisipasi aktif warga dalam perencanaan program pembangunan di Kota Depok," ujar Mohammad Idris.


Selanjutnya, Idris menjelaskan bahwa Pemerintah pusat mengarahkan adanya peningkatan jumlah investasi daerah. Berdasarkan data terbaru, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok ada meningkat ke angka 5,24. Namun masih di bawah nasional sebesar 5,32 dan provinsi sebesar 5,45. “Faktor utamanya kenaikan LPE Nasional, dan Provinsi adanya unsur pertanian, serta Kota Depok ini jadi permasalahan karena lahan banyak berkurang,” jelasnya.


Mohammad Idris mengharapkan Musrenbang berjalan lancar dan menghasilkan musyawarah-musyawarah efektif yang diarahkan pemerintah, tentunya semakin berdampak bagi masyarakat. Untuk rincian rencana tematik pembangunan 2024 terdiri dari penataan Jalan Bandung - Cinere Raya, jalur Pedestrian Jalan Raya Cinere, Pembangunan Tugu Batas Jalan Raya Bogor, Pembangunan Mesjid Raya - Jalan Raya Bogor Penataan Jalan Nusantara, Exit tol Cimanggis (Emeralda). Serta Jalur Pedestrian dan PJU Etnik di Jalan M. Yassin, DED Jalur Pedestrian Jalan Proklamasi, Penataan Tugu Simpang Siliwangi.


Kemudian untuk penanganan banjir dilakukan Penataan Jalan Qotrunada di Cipayung Ratujaya dan Jalan Simpang Mampang Kodimserta Penataan Drainase di Situ Pladen. Lalu terkait penanganan Sampah, dengan fokus kegiatan revitalisasi TPA Cipayung, pembentukan bank sampah di setiap RW, revitalisasi sarana pengangkutan sampah, dan mesin pengolah sampah.


Untuk penanganan di sektor ekonomi dan kemiskinan, dengan fokus kegiatan antara lain, optimalisasi Kartu Depok Sejahtera (KDS), Zero New Stunting dan Kelurahan ODF, ketahanan keluarga, Bedah kampung Water Front City, pengembangan pasar rakyat digital, pengembangan ekonomi kreatif melalui event. "Pembangunan ekosistem UMKM, pariwisata perkotaan terpadu, dan pengembangan ekonomi kreatif melalui pemantapan Calendar Of Events (COE)," ungkapnya.( LHPS/BP)

Post a Comment

0 Comments