HARI AMNESTI INTERNASIONAL 28 MEI 2023


BLACKPOST | Pelanggaran hak asasi manusia masih menjadi masalah serius yang terjadi di masyarakat. Meskipun kesadaran dalam perlindungan hak asasi manusia semakin baik, namun masih ada banyak pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi, bahkan berlangsung secara sistematis dan skala yang cukup besar.

Beberapa contoh pelanggaran hak asasi manusia yang masih sering terjadi termasuk penahanan sewenang-wenang, penganiayaan, eksekusi tanpa pengadilan yang adil, penyiksaan, diskriminasi rasial dan etnis, pelanggaran kebebasan berpendapat dan beragama, perdagangan manusia.

Bukan hanya itu, kasus pelecehan seksual dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan juga masih kerap terjadi kehidupan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa masih dibutuhkan banyak orang untuk bersama-sama membangun kekuatan dalam melawan pelanggaran-pelanggaran HAM.


Sejarah Hari Amnesti Internasional

Dilansir dari amnesty.org, Amnesti Internasional pertama kali disuarakan pada tahun 1961 oleh seorang pengacara Inggris bernama Peter Benenson, pengacara tersebut tidak terima dan marah ketika dua mahasiswa Portugis ditangkap dan dipenjara hanya karena bersulang untuk merayakan kebebasan. Benenson akhirnya menulis artikel di surat kabar The Observer, yang berisikan seruan untuk bersatu melawan dan mengakhiri ketidakadilan.

Pada awal terbentuknya, Amnesti Internasional hanya berfokus untuk membebaskan tahanan politik. Namun setelah berdiri lebih dari 50 tahun, Amnesti bertranformasi besar dan beradaptasi dengan perubahan dunia yang lebih dinamis.

Amnesti mulai berkembang menjadi lebih luas dengan penegakan seluruh spektrum hak asasi manusia. Amnesti juga melindungi dan menyuarakan pemberdayaan masyarakat, menghapus hukuman mati, melindungi hak-hak seksual juga reproduksi, menghentikan diskriminasi dan membela hak pengungsi dan imigran.

Pada periode awal, Amesti hanya berbasis di London, namun kemudian setelah memperlebar dan bergerak secara dinamis Amnesti mulai mendirikan kantor pusat utama di kota-kota Afrika, Asia-Pasifik, Eropa Tengah, Eropa Timur, Amerika Latin, serta Timur Tengah. Kantor utama tersebut berfungsi sebagai tempat untuk melakukan kampanye, komunikasi dan penyelidikan. Untuk memperkuat kinerja, Amnesti juga membangun kantor regional di lebih 70 negara.


Tujuan Hari Amnesti Internasional

Setelah mengetahui sejarah 28 Mei yang diperingati sebagai Hari Amnesti Internasional, berikutnya akan dijelaskan beberapa tujuan dari peringatan ini. Peringatan Hari Amnesti Internasional, dilakukan untuk memberikan perlindungan pada korban-korban pelanggaran hak asasi manusia.

Amnesty International bekerja tanpa lelah untuk melindungi anak-anak, perempuan, dan laki-laki di seluruh dunia dalam situasi di mana hak mereka atas kebenaran, martabat, dan keadilan telah dilanggar atau ditolak.

Tujuan yang kedua, peringatan ini sebagai bentuk protes keadilan bagi orang-orang yang dieksploitasi. Di mana organisasi Amnesti Internasional memeriksa dan mempublikasikan insiden di mana sumber daya, orang, dan kekuasaan telah dieksploitasi oleh mereka yang berada dalam posisi otoritas.

Terakhir, peringatan ini juga dirayakan untuk menyebarkan gerakan dunia yang lebih aman. Amnesti Internasional mengajak masyarakat untuk bersama menghimpun kekuatan untuk melawan ketidakadilan dan memberikan bantuan kepada orang-orang tertindas yang membutuhkan. Dengan gerakan ini diharapkan dapat memberikan perubahan baik untuk mencapai perdamaian dan keadilan dunia. (*DBS/BP)

*Dari Berbagai Sumber

Post a Comment

0 Comments