BLACK POST | DEPOK | Puluhan warga demonstrasi di depan PT Indo Vermex, Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). Kejadian ini berawal dari insiden di fasilitas PT. Indo fermex yang mengakibatkan kebocoran limbah ke lingkungan warga.
Warga menuntut pertanggungjawaban perusahaan atas pencemaran limbah pabrik di lingkungan RW 04 Kelurahan Sukmajaya. Mereka membawa alat peraga spanduk dan poster bertuliskan berbagai aspirasi dan tuntutan.
“Jangan seenaknya buang limbah ke saluran air, emang saluran air kepunyaan RT/RW,” tulis salah satu poster yang dibawa warga.
Koordinator aksi, Haikal menjelaskan, setidaknya ada tiga tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut.
Pertama, warga meminta pembuangan limbah PT Indo Fermex ke aliran irigasi pemukiman dihentikan.
“Tentang limbah yang dibuang kemarin ke belakang, tadi sudah saya sampaikan untuk menutup aliran gorong-gorong yang melalui got-got warga itu sudah saya sampaikan,” kata Haikal.
Kedua, warga juga meminta pihak perusahaan untuk melibatkan warga setempat dalam perekrutan tenaga kerja, tidak hanya pengurus RT/RW.
“Terus, masalah tenaga kerja juga telah saya sampaikan, jangan hanya melibatkan RT/RW, karena memang RT/RW bisa dimasukkan orang mana saja, tapi pihak warga tidak bisa,” ujarnya.
Terakhir, warga meminta PT Indo Fermex tidak hanya memasangkan PDAM karena pencemaran air. Namun, pihak perusahaan dituntut untuk membayarkan iuran PDAM tersebut.
“Saya penginnya ada PDAM dibayarkan secara gratis, yang terdampak saja. Kita minta kompensasi juga ke pihak perusahaan, untuk warga yang terdampak,” ujarnya.
Perwakilan PT Indo Fermex, Daniel menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perwakilan warga dan anggota DPRD Kota Depok untuk memecahkan persoalan.
“Tadi kita sudah berdialog bersama-sama, sudah berkoordinasi dengan DPRD Komisi C, jadi poin-poinnya Sudah disebutkan juga kita akan sama-sama melaksanakan dan mengawal bersama,” ujar Daniel.
Daniel berharap, permasalahan pencemaran limbah dapat segera diselesaikan bersama-sama.
“Mudah-mudahan permasalahan ini bisa cepat selesai dan kita bisa bersinergi bareng memberikan kontribusi buat semuanya, baik masyarakat maupun perusahaan,” pungkasnya.
Demonstrasi tersebut juga mendapatkan pengamanan dari pihak kepolisian dan pihak keamanan pabrik. (Red/BP)
0 Comments