BLACKPOST | Depok | Sahat Farida Berlian, lahir di Jakarta 4 September 1983, perempuan, kader PDI Perjuangan. Saat ini ditugaskan sebagai Wakil Ketua Bidang Kebudayaan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Depok. Sahat merupakan salah satu kontestan pemilihan legislatif pemilu 2024 dari daerah pemilihan Beji, Cinere, Limo, menuju DPRD Depok.
Sahat merupakan salah satu founder dari Paralegal Depok, komunitas yang konsen pada pendampingan perempuan dan anak korban kekerasan. Komunitas ini terdiri dari relawan, baik laki-laki maupun perempuan. Komunitas ini membuka diri bagi siapapun yang hendak bergabung menjadi pendamping korban kekerasan. Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Depok cukup memprihatinkan, sementara layanan kepada korban masih belum cukup signifikan.
Hingga saat ini Depok belum memiliki rumah aman, untuk layanan terhadap korban pun masih belum banyak melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung. Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di kota Depok memerlukan perbaikan dari hulu ke hilir. Diperlukan upaya promotif preventif dan membangun perspektif yang baik agar persoalan ini menjadi perhatian bersama dalam pencegahan dan penanganannya.
Polemik SDN 01 Pondok Cina bagi Sahat merupakan salah satu kasus nyata kekerasan terhadap anak, kekerasan sistemik. Sejak Desember 2022, Sahat aktif mendampingi orang tua siswa dan siswa SDN Pondok Cina 1 melawan kesewenang-wenangan pemerintah kota. Dikatakan sewenang-wenang karena sekolah hendak digusur namun tidak menyediakan bangunan sekolah pengganti.
Sekolah hendak digusur tanpa sosialisasi yang memadai, tanpa musyawarah mufakat dari seluruh komponen yang menghidupkan proses pendidikan di sekolah tersebut. Kehendak memaksa pemerintah kota yang menghasilkan perpecahan diantara siswa, para orang tua siswa, bahkan masyarakat. Saat tulisan ini dibuat, gugatan hukum telah dilayangkan ke PTUN Bandung. Kasus pun sedang ditelaah kembali oleh Kantor Staf Presiden yang membawahi urusan pendidikan.
Di ranah politik, Sahat secara khusus meminati isu perempuan - anak, juga isu pembangunan yang adil, demokratis dan humanis. Bagi Sahat, pembangunan harus mengedepankan nilai dan kedudukan manusia, kemanusiaan. Bismillah, mohon doa dan dukungannya! Sahat Farida Berlian. (Red/BP)



0 Comments