Ketua Forbes Tardip Panggabean : Posisi Dilematis Walikota Depok, Dalam Pilkada 2024



BLACKPOST l Depok | Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota 2025 - 2030 akan diselenggarakan pada 27 November 2024.

Sudah ada dua Pasangan Calon yang telah resmi menjadi Calon Walikota dan Wakil Walikota  di Kota Depok, yaitu Paslon Ir. Imam Budi Hartono, M.Si (IBH) yang berpasangan dengan dr. Ririn Farabi A.Rafiq, M.KK (Ririn), serta DR. Drs. Supian Suri, MM (SS) yang berpasangan dengan Chandra Rahmansyah, S.Kom.

DR. Tardip Panggabean, S.H, M.H (Tardip),  Ketua Forum Bersama Wartawan Depok (Forbes WD), pada saat ditemui oleh Blackpost Selasa (5/11/2024) di Jl. Margonda Raya - Depok. Mengatakan tentang posisi yang dilematis seorang Idris di Pilkada Depok 2024. Tardip menyampaikan, bahwa benar, bahwa posisi Idris selaku Walikota saat ini berada dalam posisi yang dilematis yang serba salah, ibarat kata "Makan Buah Simalakama", kata Tardip.

Menurutnya secara partai politik, Mohammad Idris yang kini dewan pakar PKS bisa menjadi Wali Kota Depok 2 periode adalah berkat dukungan PKS. Periode 2019-2024, Idris maju menjadi wali kota Depok didampingi Imam Budi Hartono yang menjadi wakil wali kota. Imam juga Ketua DPD PKS Kota Depok.

Lebih lanjut, Imam Budi Hartono maju menjadi calon wali kota Depok berpasangan dengan dr Ririn Farabi Arafiq. "Di lain sisi, Supian Suri adalah Sekretaris Daerah Kota Depok dan Kyai Idris  memiliki hubungan keponakan dengan Supian Suri". jelas Tardip.

Dapat Kita bayangkan, betapa dilematisnya posisi Idris di Konstentasi Pilkada 2024 ini. "Apakah Idris akan memilih IBH karena Amanat serta Perintah dari Partai PKS, atau memilih SS", ujar Tardip.

Hanya Idris sajalah yang dapat menjawab akan pilihannya nanti di dalam Bilik Suara pada tanggal 27-11-2024. "Apakah Idris akan memilih IBH atau SS "Sang Keponakan", Idris ? Tutup Tardip.(Red/BP)





Post a Comment

0 Comments