Sandi Butar Butar: Pejabat Yang Tidak Mengerti Tentang Damkar Segera Mundur dari Jabatannya


BLACKPOST | Depok | Kebakaran terjadi di Toko Air Minum isi ulang, kawasan Pondok Tirta Mandala, Sukmajaya - Depok, pada hari Rabu 6 November 2024, sekitar jam 20.35 WIB.

Pada kejadian Kebakaran tersebut, ada 4 (Empat) Orang dari Warga setempat yang di laporkan mengalami "Luka Bakar", Akibat dari kejadian kebakaran tersebut. Kami kesulitan membantu dan menolong Para Korban,karena peralatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang ada pada Kami juga tidak ada yang memadai, sehingga Para Korban dilarikan ke 2 (Dua) Rumah Sakit terdekat. 




Kendaraan Unit Damkar yang diturunkan ke lokasi kejadian mengalami berbagai masalah dan kerusakan, yaitu Mesin Pendorong Air, sehingga menuai kekecewaan dari Warga setempat. Mesin Pendorong Air dari Kendaraan Unit Damkar (Pemadam Kebakaran) yang dikerahkan, tidak bisa bekerja secara maksimal. 
Kondisi itu pun kembali dikeluhkan Para Petugas Damkar Kota Depok, yang terjun langsung di lokasi kejadian.

"Ini Kami baru kembali pulang dari TKP (Tempat Kejadian Kebakaran), dengan adanya 4 (Empat) Orang yang menjadi korban luka bakar. Siapa yang tangung jawab?" Bentak dari Seorang Anggota Damkar Depok, Sandi Butar-Butar (Sandi), yang melampiaskan kekesalannya kepada Para Pejabat Damkar kota Depok.

Kekesalan Sandi tersebut, terlihat pada sebuah tayangan Vidio yang sudah beredar kemarin malam, dengan penuh emosi yang meluap-luap atas kinerja Para Pejabat Damkar Kota Depok.

Sandi juga menyinggung perkataaan dari Kepala Bidang (Kabid) Damkar Kota Depok, yang dinilai selalu menyalahkan Anggota Petugas Damkar. 

"Faktanya, Warga melihat sendiri kejadian yang sesungguhnya yang sesuai dengan fakta. Bapak mau cari kesalahan Saya, menyerang Saya secara pribadi, aib Saya, silahkan, Pak, teriak Sandi dengan berapi-api penuh semangat dengan geramnya, bahkan Sandi pun melanjutkan dengan berkata "Tapi Saya tidak pernah merugikan Rakyat, tidak merugikan Negara, tidak mengorbankan Warga yang tidak bersalah", Teriak Sandi. 

Sandi juga melanjutkan dengan mengingatkan kepada  Para Pejabat Damkar, agar sebaiknya Para Pejabat tersebut yang tak mengerti tentang Damkar, agar mundur dari Jabatannya.
"Kalau enggak ngerti, keluar, mundur", Marah Sandi. 

Warga Depok, tolong dan bantu Kami, apakah harus terus seperti ini, Dinas Damkar Kota Depok? Tanya Sandi penuh keheranan.

Dalam video yang beredar, Sandi juga menyinggung langsung Kepala Dinas Damkar Kota Depok, Adnan Wahyudin, lantaran dianggap bicara tidak sesuai fakta kenyataan. 
"Ini unit (Mesin Air Mobil Damkar) yang Bapak katakan sudah dibenerin saat di konfirmasi oleh Pihak Keejaksaan Negeri Kota Depok, dan Ombudsman, pada beberapa waktu yang lalu, terapi fakta yang terjadi, apa? Lihat sendiri kan, ada 2 (Dua) Mesin yang katanya sudah di perbaiki, tapi buktinya apa yang sudah di perbaiki, Pak? Tanya Sandi dengan geramnya. Tidak ada, Pak. Tadi Warga sudah dapat menilai sendiri, Pak", Kata Sandi. (Red/BP)


Post a Comment

0 Comments